Kesal, Warga Lampung Timur Letakkan Batu dan Batang Pohon di Jalan Dekat Pabrik Ken-Ken

 

 

 

Lamtim – Warga Desa Sidodadi, Sekampung, Lampung Timur kecewa akses jalan penghubung antar desa yang sering dilalui kendaraan PT Sumber Jaya Agratama Kencana (SJAK) rusak berlubang dan tidak diperbaiki.

 

Pantauan di lokasi pada Minggu (05/04/2026), jalan berlubang semakin parah sehingga sulitnya dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

 

Jalan kabupaten itu merupakan akses penghubung antar Desa Sidodadi, Giriklopomulyo, Trimulyo, dan desa lainnya yang ada di Kecamatan Sekampung, Lampung Timur.

 

Kekecewaan warga diluapkan dengan cara meletakan batu besar dan batang pohon ke jalan berlubang adalah bentuk kritik dan teguran terhadap PT SJAK atau yang sering disebut masyarakat sekitar pabrik Ken-Ken serta Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

 

“Ya kami sengaja membiarkan batunya seperti itu, berpuluh – puluh tahun jalan kabupaten ini belum pernah mendapatkan pembangunan dari pemerintah, tambahan lagi jalannya rusak parah karena dilalui mobil perusahaan minyak Cina milik Ken-Ken, setiap hari puluhan mobil tangki bermuatan puluhan ton melintasi jalan depan pemukiman kami, di musim hujan jalannya berlubang di musim kemarau kami kena debunya,” kata Eri warga sekitar.

 

PT SJAK terletak di Desa Giriklopomulyo, Sekampung telah beroperasi puluhan tahun, warga serta lingkungan sepertinya tidak merasakan dampak sosial yang wajib dikeluarkan perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

 

“Selain itu juga CSR sepertinya tidak dikeluarkan sepenuhnya oleh perusahaan untuk membangun atau memperbaiki akses jalan baik itu saluran irigasi, kami diemin kok tambah jadi perusahaannya, jalannya sampai berlubang parah seperti itu dibiarkan saja,” tegas Eri yang diamini warga lainnya.

 

Akses jalan penghubung antar desa Sidodadi ke arah PT SJAK yang terletak di desa Giriklopomulyo, Sekampung sudah ada lebih dari 50 tahun, namun hingga saat ini masyarakat tidak pernah merasakan jalan-jalan yang layak pada umumnya.

 

“Semenjak dibukanya akses jalan ini di Desa Sidodadi ke arah Giriklopomulyo Kecamatan Sekampung belum pernah ada pembangunan jalan, sedangkan jalan ini sudah lebih dari 50 Tahun,” ujar Ponik, Kepala Dusun IV, Desa Sidodadi.

 

Harapan masyarakat terhadap pemerintah dan PT SJAK bisa memberikan solusi terbaik bagi jalan penghubung antar desa di lingkungan mereka, selain itu juga masyarakat meminta pihak perusahaan agar dapat segera merespon keluhan masyarakat.(rl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *